26/09/2021

youplusdallas.com – berita informasi terbaru dan terpercaya dallas

youplusdallas memberikan berita informasi terbaru dan terpercaya dallas

karena COVID-19 NBA Tunda Pertandingan di Dallas dan Chicago

karena COVID-19 NBA Tunda Pertandingan di Dallas dan Chicago – National Basketball Association (NBA) telah menunda pertandingan antara New Orleans Pelicans dan Dallas Mavericks, yang semula dijadwalkan pada hari Senin, dan pertandingan antara Boston Celtics dan Chicago Bulls, yang dijadwalkan pada hari Selasa. Prosedur kesehatan dan keselamatan terkait dengan pandemi COVID-19.

karena COVID-19 NBA Tunda Pertandingan di Dallas dan Chicago

 Baca Juga : Sen. Cornyn Mengadakan Meja Bundar Kekurangan Semikonduktor di Dallas 

youplusdallas – Seperti dikutip AFP, Selasa, NBA juga menyatakan akan bertemu dengan Asosiasi Pemain NBA pada Senin (Selasa WIB) untuk membahas perubahan protokol kesehatan dan keselamatannya selama pertandingan.

Setelah pertandingan Boston Celtics melawan Miami Heat di Boston juga dibatalkan, tanda penundaan terbaru adalah absennya tiga hari berturut-turut pertandingan NBA karena Heat tidak bisa mengirimkan sedikitnya delapan pemain karena infeksi virus corona atau pelacakan kontak.

Heat sedang dijadwalkan buat main pada Selasa malam di Philadelphia, di mana 76ers cuma mempunyai 7 pemeran yang segar dikala mengidap kegagalan kandang Sabtu dari Denver.

Pemeran Heat yang ada hendak melaksanakan ekspedisi dari Boston ke Philadelphia sedangkan pemeran yang dikira beresiko lewat pencarian kontak hendak diterbangkan ke Florida buat dikarantina.

Perlombaan NBA awal yang ditunda masa ini sebab permasalahan COVID- 19 terjalin pada 23 Desember antara Oklahoma City melawan Dallas di Houston.

Dallas mempunyai 3 pemeran yang wajib dikarantina sebab aturan NBA Covid- 19, ialah Jalen Brunson, Josh Richardson serta Dorian Finney- Smith.

Scott Tomlin, delegasi kepala negara komunikasi bola basket Dallas Mavericks, berkata pada Dallas Morning News kalau regu itu sedang mempunyai paling tidak 8 pemeran yang ada pada hari Senin, namun aliansi memilah buat menunda perlombaan.

Komisaris NBA Adam Silver berspekulasi kendala dikala sedang hendak lalu bersinambung sebab endemi virus corona sedang meningkat.

” Kita mengestimasi hendak terdapat halangan di jalur di sejauh jalur… Kita ketahui, bisa jadi saja kita wajib menjadwal balik perlombaan di sejauh jalur,” tuturnya.

Dampak berkurangnya jumlah pemeran, terdapat kebingungan yang dikatakan oleh para instruktur mengenai kesehatan serta keamanan para pemeran yang dituntut main dalam jumlah menit yang luar lazim besar.

Instruktur Philadelphia, Doc Rivers berkata pada hari Sabtu kalau ia menyakini metode yang diaplikasikan aliansi buat menghalangi penyebaran COVID- 19, namun ia berkata kehabisan sedemikian itu banyak pemeran sebab pencarian kontak memunculkan ancaman untuk mereka yang tertinggal dengan bertambahnya menit di alun- alun.

” Jadi aku sesungguhnya lebih takut mengenai itu dari mengenai COVID.”

 Baca Juga : Terlalu Besar Untuk Sepak Bola NCAA Gagal 

Kontroversial, Dallas Mavericks Ogah Putar Lagu Kebangsaan

Memutar lagu kebangsaan Amerika Sindikat saat sebelum perlombaan NBA telah jadi adat- istiadat klub NBA. Tetapi, perihal berlainan diwacanakan Dallas Mavericks.

Mavericks mau menyudahi memutar lagu kebangsaan Amerika Sindikat dikala peperangan kandang. Owner Mavericks, Marck Cuban, mau meluhurkan orang yang tidak terwakili lagu kebangsaan itu.

“ Kita meluhurkan serta senantiasa meluhurkan ambisi banyak orang kepada lagu kebangsaan serta negeri kita,” cakap Cuban dalam luncurkan sah klub, Kamis, 11 Februari 2021.

“ Namun kita pula dengan berdengung mengikuti suara mereka yang merasa kalau lagu kebangsaan tidak menggantikan mereka. Kita merasa suara mereka butuh dihormati,” beliau meningkatkan.

Cuban pula membutuhkan seluruh klub mempraktikkan perihal yang serupa. Baginya, tanpa terdapatnya lagu kebangsaan bisa memajukan negeri serta menciptakan maksud aliansi.

“ Impian kita merupakan kalau banyak orang hendak mempunyai atensi yang serupa buat permasalahan ini serta mempraktikkan jumlah tenaga yang serupa buat mencermati mereka yang merasa berlainan,” tuturnya.

Tetapi, kemauan Cuban tersebut

menemukan antipati dari Mike Bass, Chief Communications Officer NBA. NBA dengan jelas menyangkal artikel yang di informasikan Maveriks.

Pihak NBA melaporkan, pemutaran lagu kebangsaan Amerika Sindikat telah jadi adat- istiadat yang dicoba semenjak lama. Karenanya seluruh regu harus mengikuti ketentuan bersama itu.

“ Dengan regu NBA dalam cara menyongsong penggemar kembali ke arena, seluruh regu hendak memainkan lagu kebangsaan cocok dengan kebijaksanaan aliansi,” cakap Mike Bass.***